Kepala Sekolah

Dra. JASLIDAR, M.M.

NIP. 19640406 198903 2 005

Banner
Bioun SMA OnlineSnmptnE-RaporPipPmpDapodikKemdikbud
Statistik

Total Hits : 56125
Pengunjung : 10454
Hari ini : 5
Hits hari ini : 66
Member Online : 0
IP : 18.232.51.69
Proxy : -
Browser : Opera Mini
Agenda
03 April 2020
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

(Materi untuk kelas Xi ips 1-5)  

BAB 6 seni budaya

    A.PERKEMBANGAN MUSIK BARAT

     Seni musik sudah ada sejak pertama kali manusia hadir di muka bumi dan kini sudah berkembang pesat dengan banyaknya penemuan penemuan baru di bidang kebudayaan.
Sejarah perkembangan seni musik dibagi menjadi enam zaman, meliputi:
    1. Zaman Kuno
Zaman kuno sudah sekitar 180.000 – 100.000 tahun yang lalu dan dikenal dengan kehadiran Homo sapiens. Alat musik pertama dan tertua dan diduga berasal dari zaman prasejarah ialah flute, alat musik yang terbuat dari tulang paha beruang. Selain itu, ditemukan juga prasasti berisi lagu Hurrian bertanggal 1400 SM yang merupakan notasi musik tertua yang pernah tercatat.
Ciri-ciri :
1. Berupa melodi yang dinyanyikan tanpa iringan musik
2. Tekstur lagunya bersifat sakral
3. Bertujuan untuk meningkatkan mutu dalam ibadah keagamaan
4. Ritme lagunya sangat fleksibel
5. Musik ini hanya menghandalkan improvisasi
Tokoh yang terkenal :
Gregorian
    2. Zaman Renaisance (1500-1600 M)
Pada abad pertengahan (476-1572 M), seni musik banyak dimanfaatkan untuk kepentingan agama Kristen. Namun memasuki zaman Renaisance (1500-1600 M), musik juga digunakan sebagai percintaan dan keperwiraan dipengaruhi oleh penemuan penemuan baru diberbagai bidang.
Ciri- ciri :
1. Memiliki faktor kejernihan, kelembutan, dan keseimbangan
2. Alat musik yang digunakan mandolin, lute, hard, keyboard
3. Sering terjadi pergantian tanda tempo dan birama yang berlebihan
4. Suara tenor yang digunakan nada panjang
Tokoh seni musik zaman ini yang terkenal :
Geovanni Pier Lugi, Orlandus Lassus, Giovanni Gabrielli
   3. Zaman Barok dan Rakoko
Pada zaman ini (1600-1750 M), tokoh seni musik yang terkenal ialah Johan Sebastian Bach (1685-1750) seorang pencipta musik koral untuk khotbah Gereja dan pencipta lagu instrumental. Jean Babtisme Lully, George Frederuck Handel.
Ciri ciri :
1. Alat musik yang digunakan ada flute, hobo, basson, keyboard, dan alat musik petik
2. Menggunakan ritme bebas
3. Melodi yang digunakan teknik repetisi serta teknik modifikasi dari motif asli
4. Tekstur bentuk homoponik, alat musik basso, atau figure bass


   4. Zaman Klasik
Zaman klasik berkisar pada tahun 1750-1820 M. Musik berkembang pesat, mulai dari dinamika yang semakin lembut, tempo semakin cepat dan pemakaian ornamen yang dibatasi.
Ciri - ciri :
1. Tekstur bersifat homopon
2. Gaya melodi bersifat kompak
3. Harmoni kurang kompleks
4. Improvisasi mulai hilang, akor ditulis lengkap
Tokoh yang terkenal:
Joseph Haydn (1732-1809), Wolfgang Amadeus Mozart (1756-1791), Ludwig Van Beethoven (1770-1827)
  5. Zaman Romantik

Zaman ini hadir setelah zamar klasik berakhir dan berkisar pada tahun 1810-1900 SM. Pada zaman ini, perasaan dan sifat subjektif dikedepankan dalam bermusik.
Ciri-ciri:
1. Penyajian penyajian tunggal diiringi dengan piano
2. Orkestra zaman romantik mulai didominir alat musik gerak dan alat musik pukul.
3. Pembuatan partitur selalu dilengkapi tanda tanda tempo berbagai modifikasinya serta tanda tanda ekspresi
4. Melodi untuk vokal sangat dipengaruhi oleh gaya pembuatan melodi instrumen
5. Tekstur zaman romantik sebagian besar berbentuk homophonik
Tokoh yang terkenal:
Franz Schubert, Felix Mendelson, Franz Lizt, Peter Ilich Tchaikvsky, Antonin Dvorak, Richard Wagner, Johannes Brahms
   6. Zaman Imperessionisme
Ciri-ciri :
1. Alat musik flute dan klarinet selalu diarahkan untuk suara rendah
2. Alat musik violin untuk suara tinggi
3. Alat musik terompet, hoin, selesta, dan glokenspiel untuk memainkan lagu pendek
4. Ditandai dengan akor akor paralel
5. Penggunaan melodi dan tangga nada dipengaruhi oleh alat musik gamelan.

Mempresentasikan Hasil Analisis Musik Barat

Menurut Prier SJ (2008:124) menyatakan bahwa:

“Analisis musik adalah memotong dan memperhatikan detil sambil melupakan keseluruhan dari sebuah karya musik. Keseluruhan berarti: memandang awal dan akhir dari sebuah lagu serta beberapa perhentian sementara ditengahnya;gelombang-gelombang naik-turun dan tempat puncaknya; dengan kata lain dari segi struktur.”

Berdasarkan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa analisis musik adalah kegiatan membedah dan meneliti dengan teliti sebuah karya musik dengan mengesampingkan keseluruhan karya itu. Dengan memperhatikan struktur seperti gelombang naik-turun hingga puncak dari karya tersebut.

Menurut The Grove Concise Dictionary Of Music, Stanley S (2009:97):

Analysis : The part of the study of music which takes the music itself, rather than any external factor, as it is starting point. It normally involves resolution of musical structure into relatively simpler constituent elements and the investigation of the role of those elements in the structure.

There are many different and methods of analysis, including by fundamental structure, by theme, by form, by phrase structure and by information theory.

Analisis adalah salah satu bagian dari pelajaran musik dimana musik itu diperdalam berdasarkan beberapa faktor luar sebagai langkah awal. Hal ini biasanya berhubungan dengan penyelesaian struktur musik ke dalam bentuk yang sederhana dan meneliti aturan elemen-elemen yang terdapat di dalam struktur itu. Banyak perbedaan tipe dan metode dalam analisis termasuk stuktur dasar musik, tema, bentuk, struktur frase.

Maka berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa analisis merupakan salah satu aktifitas musik untuk mempelajari suatu karya secara mendalam. Elemen-elemen yang menjadi bahan yang akan diteliti yakni struktur dasar, tema, bentuk, struktur frase. Analisis terhadap permainan drum pada lagu Rock Bergema Aransemen Ewin Gutawa Orch stra ini juga akan dilakukan dengan meneliti struktur yang ada di dalamnya. Dalam penjabaran berikutnya, analisis yang akan dijabar mencakup frase, bentuk, struktur dasar, tema, keterangan bagian partitur. 

Langkah-Langkah Menganalisis

       1.   Pertama, usahakan untuk selalu fokus melihat pertunjukan dan hindari melakukan kegiatan lain seperti berbincang dengan penonton lain, makan, atau bermain gadget. Pikiran dan hati dikonsentrasikan pada pertunjukan sehingga dapat merasakan lagu yang disajikan.

       2. Kedua, buatlah catatan" kecil atau singkat yang isinya tentamg kebaikan, kekurangan, kemungkinan solusi atau jalan keluar yang ditawarkan.

       3.   Ketiga, catatan" kecil tersebut dikelompokkan sesuai bahasan atau analisis yang akan disampaikan.

       4.   Terakhir tulislah kritik dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mengkomunikasikan

Kritik dalam penyajian seni musik adalah pendapat mengenai baik atau buruknya kemampuan seseorang atau suatu kelompok dalam memproduksi suatu karya musik dalam pertunjukan seni yang berhubungan unsur- unsur musik, seperti ritme, melodi, harmoni, interpretasi, dan ekspresi.

Tahap-tahap penulisan kritik musik adalah:

1) Tahap deskripsi

 tahap ini, kriitikus mengamati suatu pertunjukan atau suatu karya musik dengan tujuan mengumpulkan data.

2) Tahap analisis

Pada tahap ini, kritikus menganalisa pertunjukan atau karya musik yang telah diamati sebelumnya.

3) Tahap interpretasi

Pada tahap ini, kritikus melakukan proses memaknai karya musik yang telah diamati dan dianalisa sebelumnya dengan teliti.

4) Tahap evaluasi

Pada tahap ini, kritikus mengatakan pendapat atau kritik terhadap pertunjukan musik atau suatu karya musik yang telah diamati, dianalisa dan diinterpretasi sebelumnya.

 

Tugas untuk kelsa XI ips 1-5 seni budaya (individual)

Kalian cata materi di atas dibuku catatan tentang perkembangan music barat,kemudian untuk tugas 1 nya kemudian  kalian cari salah satu music barat setelah itu kalian analisis music tersebut sesuai dengan tema yang kalian pilih dan untuk tugas 2 kalian buat 10 pertanyaan tentang perkembangan music barat di Indonesia .

Kembali ke atas